JAKARTA UTARA – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Jakarta Utara sukses menyelenggarakan agenda strategis organisasi yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 14–15 Februari 2026.
Bertempat di Lakeside Tell Hotel PPNI, kegiatan ini memfokuskan pada dua agenda besar: Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Tahun 2026 serta Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Simulasi Musyawarah Komisariat (Muskom) bagi seluruh Dewan Pengurus Komisariat (DPK) se-Jakarta Utara.
Sinergi Kebijakan dan Transparansi Keuangan
Forum ini menjadi upaya nyata DPD PPNI Jakarta Utara dalam memperkuat tata kelola keuangan dan sinergi kebijakan. Penyusunan RAPB 2026 dirancang untuk memastikan program kerja organisasi pada tahun mendatang memiliki landasan anggaran yang kuat, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan anggota.
Simulasi Muskom: Menuju Suksesi yang Akuntabel
Sejalan dengan penguatan organisasi, sesi simulasi Muskom menjadi sorotan utama. Kegiatan ini bertujuan memberikan penyegaran (refreshing) bagi pengurus mengenai tata kelola organisasi yang sesuai dengan ADRT PPNI hasil Munas Bali 2021.
Mengingat agenda Musyawarah Nasional (Munas) pada Oktober 2026 mendatang, seluruh DPK disarankan menyelesaikan Muskom tepat waktu untuk menghindari kendala regulasi yang mungkin berubah pasca-Munas.
Poin Strategis Pelaksanaan Muskom
Dalam sesi simulasi yang juga didokumentasikan melalui kanal YouTube PPNI Jakut Official ini, ditekankan beberapa strategi penting bagi DPK:
-
Strategi Calon Ketua: Pengurus didorong untuk mengidentifikasi kader potensial yang aktif dan memiliki loyalitas tinggi terhadap profesi sejak dini. Proses internal melalui rapat awal sangat disarankan agar pelaksanaan Muskom lebih efektif, baik melalui jalur aklamasi maupun voting.
-
Delapan Tahapan Pleno: Simulasi membedah secara teknis delapan sidang pleno, mulai dari pengesahan tatib, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), sidang komisi untuk program kerja, hingga pelantikan pengurus baru.
-
Digitalisasi dan Fasilitas: Untuk mencapai kuorum (50% + 1 anggota), DPD PPNI Jakarta Utara memfasilitasi penggunaan platform Zoom secara gratis bagi DPK yang melaksanakan Muskom secara hybrid. Penggunaan instrumen digital seperti Google Form juga direkomendasikan untuk menjamin transparansi perhitungan suara.
-
Ketertiban Administrasi & Atribut: Setiap sesi wajib didokumentasikan secara tertulis (Berita Acara & Konsideran). Selain itu, ditegaskan kembali penggunaan Jas PPNI Merah Marun sebagai atribut resmi dalam forum tertinggi tingkat komisariat ini.
Komitmen Organisasi
Melalui rangkaian kegiatan ini, DPD PPNI Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi profesi yang modern dan profesional. Dengan perencanaan anggaran yang matang dan suksesi kepemimpinan yang sesuai aturan, PPNI Jakarta Utara optimis dapat terus meningkatkan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan, di mana seluruh pengurus DPD dan DPK berkomitmen untuk bergerak kolaboratif mewujudkan visi PPNI yang semakin kuat dan mandiri.
- Pererat Kekeluargaan, Pengurus PPNI Jakarta Utara Unjuk Kekompakan dalam Fun Games & Outbound 2026 - Maret 2, 2026
- Apri Sunadi: Membangun Kemandirian Ekonomi dan Menjaga Marwah Perawat sebagai “Naga Ke-10” - Maret 2, 2026
- Rizki Febrian Pratama Dorong Kemandirian Ekonomi dan Proteksi Hukum PPNI Jakarta Utara - Maret 2, 2026


