081319992119 ppnijakut@gmail.com

KOMINFOTIK JU – Masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak melemahkan perawat Jakarta Utara untuk terus memperdalam keilmuan tindakan Keperawatan Gawat Darurat (KGD).

Keilmuan itu didapatkan melalui pelatihan Basic Trauma dan Cardiac Life Support (BTCLS) kelas Nasional angkatan V, yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional (PPNI) Kota Administrasi Jakarta Utara baik secara dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring) di Hotel IBIS, Tanjung Priok.

“Dimasa pandemi tidak ada alasan untuk berhenti belajar dan upgrade kelimuan keperawatan gawat darurat (KGD) perawat harus terus menjadikan dirinya selalu kompeten dalam berprofesi, supaya lebih memiliki karakter dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien dan masyarakat luas apapun kondisinya,” kata Ketua DPD PPNI Kota Administrasi Jakarta Utara saat dikonfirmasi, Senin (20/9).

Dijelaskannya, BTCLS merupakan salah satu syarat kemampuan yang harus dimiliki perawat dalam menangani pasien, khususnya kewajiban dalam memberikan tindakan pertolongan pertama.

Pelatihan ini juga sebagai bentuk pemenuhan hak untuk cerdas tanpa batas bagi perawat sehingga dapat menjaga kemitraan yang sejajar terhadap kolega profesi lainya. Dalam kesempatan yang lain nanti PPNI Kota Administrasi Jakarta Utara juga akan menggelar karena setelah pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS), yang juga ilmu wajib bagi profesi dokter.

“Dalam kondisi emergensi, seorang perawat diharapkan mengetahui manajemen tindakan yang harus dilakukan, mulai dari kepala sampai kaki, segala jenis trauma serta jika kondisi bencana baik alam maupun buatan. Perawat harus paham apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

Tidak hanya diikuti perawat Jakarta Utara, dipastikannya pelatihan ini juga diikuti peserta dari luar daerah dari berbagai institusi fasilitas pelayanan Kesehatan (fasyankes) baik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) rumah sakit swasta, pendidikan tinggi keperawatan dan juga klinik. Pelatihan ini pun turut melibatkan instruktur dari Lembaga Diklat ternama, Pro Emergency yang telah mengantongi Authorized Training Center (ATC) dari AHA dan akreditasi organisasi profesi serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

“Inilah yang kita latih. PPNI Kota Administrasi Jakarta Utara memberikan standar kurikulum AHA agar perawat dapat mahir dan berpengetahuan sejajar terhadap mitra profesi lainya,” tutupnya.

Sumber: https://utara.jakarta.go.id/dpd-ppni-jakarta-utara-bekali-perawat-ilmu-btcls-standar-aha