
Dalam moment silaturahmi ini Rizki Pebrian Pratama, S. Kep. M. Kes menyampaikan selain acara silaturahmi juga ada penandatanganan MoU dengan PMI Jakarta Utara agar saling bersinergi dalam rangka kemanusiaan dan berkomitmen untuk sama sama bergerak dalam kemanusiaan.
Sosialisasi ini juga berupaya bagaimana Struktur Skala Upah (SUSU) di Jakarta Utara ini menjadi Pilot Project dimana kita bisa menerapkan SUSU tersebut dan memprioritaskan dimana kesejahteraan ini menjadi prioritas utama khususnya perawat Jakarta Utara ujarnya.
Seperti yang kita tahun DPD PPNI Jakarta Utara mempunyai hutang sebesar 500 juta ke Bank BNI, dana tersebut digunakan untuk membangun Gedung Graha DPD PPNI Jakarta Utara dengan total biaya 1.06 Milyar rupiah.
Sebetulnya dimasa pengurusan Bapak H. Maryanto dana tersebut sudah ada namun jika dibayarkan kami pengurus baru tidak mempunya pegangan operasional sehingga kami pengurus yang sekarang memutar otak bagaimana cara mendapatkan dana diluar iuran dan tidak membebankan perawat.
“Ya kami enggak lah, enggak ikut-ikutan DPD Lain yang memungut iuran lagi ke anggota untuk Pembangunan Gedung kami berusaha dengan mengadakan inkubator bisnis diantaranya e-commerce, penjualan buku, penjualan batik, jas, atribut kediklatan dan itu cukup lumayan untuk mendapatkan pendapatan diluar iuran, jadi kami berfikir pendapatan dana itu jangan melulu dari iuran kita harus inovatif. Ini juga mungkin bisa diterapkan oleh DPK PPNI se-Jakarta Utara bagaimana membuat inovasi agar mendapatkan pendapatan diluar iuran,” paparnya.
Kita juga di DPD PPNI Jakarta Utara selalu transparan dalam melakukan keputusan dan kebijakan-kebijakan strategis, kami setiap rapat tentang program dan kebijakan kami live streaming di Youtube PPNI Jakarta Utara itu sebagai bentuk transparan kami.
Kami ingin semua anggota kami melihat dan tau apa yang kami lakukan selama ini sehingga tidak ada lagi yang bertanya iuran untuk apa dananya kemana saya rasa semua anggota kami tau kami selalu transparan dalam mengelola anggaran.
“Untuk diketahui anggota kami sedikit tetapi kondisi keuangan kami hampir setara dengan jumlah anggota yang besar itu artinya pengelolaan kami betul betul kami kelola dengan baik. Bahwa saya selalu ‘rewel’ ke bendahara, 1000 rupiah-pun jika tidak ada bukti akan saya tanyakan,” ungkap Rizki.
Di hari Lahir pancasila Rizki Pebrian Pratama, S. Kep. M. Kes berharap kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, tentunya kita yang berada di Indonesia Bhineka Tunggal Ika dan tentunya kita sebagai perawat harus menjunjung nilai – nilai pancasila tidak boleh membeda – bedakan pangkat golongan,suku budaya ras,dan apapun tetap kita layani semuanya,j adi dihari lahir pancasila ini kita lebih erat lagi dan lebih solid lagi dan tentunya lebih mengedepankan lagi nilai-nilai pancasila.
Ditempat yang sama Danang Triyanto, S. Kep. Ners selaku bendahara juga berharap semoga PPNI Jakarta Utara tetap solid dan berkembang, dan dengan adanya Grha PPNI Jakarta Utara yang sudah selesai semoga bisa dimanfaatkan seluruh perawat dan tentunya Grha ini milik perawat seluruh Jakarta Utara yang luasnya 49 meter persegi ada 3 lantai terletak di Jalan Swasembada Barat 21 No. 22 yang memang lokasinya sangat strategis. Ucap Bendahara PPNI Jakarta Utara.
- Pererat Kekeluargaan, Pengurus PPNI Jakarta Utara Unjuk Kekompakan dalam Fun Games & Outbound 2026 - Maret 2, 2026
- Apri Sunadi: Membangun Kemandirian Ekonomi dan Menjaga Marwah Perawat sebagai “Naga Ke-10” - Maret 2, 2026
- Rizki Febrian Pratama Dorong Kemandirian Ekonomi dan Proteksi Hukum PPNI Jakarta Utara - Maret 2, 2026
