Site icon PPNI Jakarta Utara

Rapat Kerja dan Rapat Pleno 2025, DPD PPNI Jakarta Utara Sahkan 14 Rekomendasi Program Prioritas

Jakarta Utara, 8 Februari 2025 – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Jakarta Utara menggelar Rapat Evaluasi Program Kerja Tahun 2024 serta Rapat Kerja Program Tahun 2025 di Graha PPNI Jakarta Utara pada 8 Februari 2025. Pada rapat ini, Ketua DPD PPNI Jakarta Utara, Rizki Pebrian Pratama, mengapresiasi kinerja seluruh bidang, terutama Bidang Hukum yang telah berhasil menangani berbagai kasus hukum di wilayah Jakarta Utara.

Salah satu pencapaian penting yang disoroti adalah keberhasilan Bidang Hukum DPD PPNI Jakarta Utara bersama DPW PPNI DKI Jakarta dalam membebaskan seorang perawat yang ditahan di Polres Kepulauan Seribu selama 2 hari 1 malam pada 7 Februari 2025. Rizki menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara berbagai bidang, terutama melalui layanan kanal aduan online “SAPA JAKUT” yang dikelola oleh Infokom DPD PPNI Jakarta Utara.

Dalam rapat kerja ini, Rizki menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan kesatuan visi dalam menjalankan organisasi, terutama dalam pelayanan terhadap masyarakat. Sebagai langkah konkret, Rizki mengesahkan 16 program prioritas DPD PPNI Jakarta Utara untuk tahun 2025, antara lain:

  1. Audiensi dengan Polres dan stakeholder terkait guna memperkuat hubungan yang harmonis.
  2. Audiensi dengan pemilik usaha (klinik, homecare) untuk sosialisasi perlindungan hukum dan keorganisasian.
  3. Pembuatan konten edukatif mengenai hukum dan keorganisasian guna meningkatkan pemahaman anggota terhadap manfaat iuran dan alur pengaduan hukum.
  4. Optimalisasi potensi revenue dan fundraising.
  5. Skema kerja sama Business to Business (B2B) antara klinik dan PPNI Jakarta Utara terkait layanan homecare.
  6. Fasilitasi produk PPNI bekerja sama dengan UMKM lokal, seperti produksi sepatu perawat (PPNI Jakarta Utara x Bogor Sneakers).
  7. Peningkatan target iuran minimal 50% dari anggota aktif serta strategi peningkatan kesadaran iuran dengan sistem reward bagi DPK aktif.
  8. Pengabdian masyarakat secara triwulan berdasarkan wilayah.
  9. Optimalisasi peran Duta Perawat dalam pembuatan konten edukatif mengenai keorganisasian.
  10. Kerja sama dengan startup Silang.id untuk pelatihan bahasa isyarat serta mitra Mita Insan Cerdik dan Pusbandiklat.
  11. Silaturahmi akbar dengan kepala bidang keperawatan, pimpinan rumah sakit, dan komite keperawatan (kolaborasi tiga pilar) serta resosialisasi Struktur Skala Upah Perawat.
  12. Penyelesaian permasalahan DPK PPNI Firdaus.
  13. Pemetaan DPK yang akan habis masa SK-nya serta pembukaan layanan konsultasi pra-MUSKOM.
  14. Pembukaan Badan Usaha Milik PPNI berupa Klinik Pratama dengan layanan unggulan perawatan luka dan khitan, sebagai upaya meningkatkan pendapatan organisasi di luar iuran.

Ketua DPD PPNI Jakarta Utara menegaskan bahwa tahun ini menjadi momentum bagi implementasi program yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat. “Kita harus fokus pada realisasi program agar dampaknya dapat dirasakan secara nyata,” pungkasnya.

-NSH-

Exit mobile version